Provinsi Lampung mempunyai beberapa destinasi ekowisata mangrove yang memukau, terutama di wilayah Kabupaten Pesawaran dan Lampung Timur. Tempat-tempat ini menawarkan kombinasi antara keindahan alam pesisir, udara yang sejuk, dan sarana edukasi lingkungan yang cocok untuk keluarga maupun pecinta fotografi.
Berikut adalah beberapa rekomendasi ekowisata mangrove populer di Lampung yang wajib dikunjungi:
1. Hutan Mangrove Petengoran (Pesawaran)
Ini adalah salah satu destinasi mangrove paling terkenal dan dikelola dengan sangat baik di Lampung. Terletak tidak jauh dari pusat Kota Bandar Lampung (sekitar 30-40 menit perjalanan), tempat ini menjadi favorit untuk healing sejenak.
- Aktivitas & Keunikan: Menawarkan jalur trekking jembatan kayu yang membelah rimbunnya pohon bakau seluas 113 hektar. Anda bisa melihat berbagai jenis tanaman seperti bakau kecil, bakau minyak, dan tengar. Ekosistemnya yang terjaga membuat pengunjung bisa melihat ikan-ikan kecil dan burung di habitat aslinya.
- Fasilitas: Jalur panggung pejalan kaki yang rapi, gazebo untuk bersantai, toilet, dan musala.
- Tiket Masuk: Sekitar Rp15.000 (sudah termasuk fasilitas umum).
- Lokasi: Desa Gebang, Kec. Padang Cermin, Pesawaran.
2. Ekowisata Mangrove Cuku Nyi Nyi (Pesawaran)
Terletak cukup dekat dengan Petengoran, Cuku Nyi Nyi menawarkan suasana yang tenang dengan pemandangan laut yang asri.
- Aktivitas & Keunikan: Selain sebagai sarana edutourism untuk mengenal ekosistem mangrove, tempat ini sering dijadikan objek penelitian. Pemandangannya sangat instagramable dengan replika-replika menarik untuk latar foto.
- Fasilitas: Kantin yang menjual kuliner lokal, toilet, dan musala.
- Lokasi: Jl. Sidodadi, Desa Sidodadi, Kec. Teluk Pandan, Pesawaran.
3. Mangrove Sriminosari / Pandan Alas (Lampung Timur)
Untuk Anda yang berada di wilayah Lampung Timur, destinasi ini adalah pilihan utama yang menawarkan pengalaman lebih dekat dengan kehidupan burung pesisir.
- Aktivitas & Keunikan: Dikenal dengan sebutan “Surga Tersembunyi”, pengunjung bisa melakukan aktivitas susur mangrove menggunakan perahu. Keunggulan utamanya adalah banyaknya burung liar yang singgah di sini, memberikan kesan petualangan alam yang autentik.
- Lokasi: Desa Sriminosari, Kec. Labuhan Maringgai, Lampung Timur.
4. Wisata Mangrove Purworejo (Lampung Timur)
Destinasi ini menonjolkan kegiatan edukasi pembibitan mangrove yang bisa diikuti oleh pengunjung.
- Aktivitas & Keunikan: Selain menyusuri sungai dengan perahu dan berjalan di jalur tracking, pengunjung bisa belajar cara budidaya bibit mangrove. Di sini juga tersedia fasilitas menginap (homestay) bagi yang ingin merasakan suasana malam di pesisir.
- Fasilitas: Jalur tracking, perahu susur sungai, dan homestay.
- Lokasi: Desa Purworejo, Kec. Pasir Sakti, Lampung Timur.
Tips Berkunjung:
- Waktu Terbaik: Datanglah pada pagi hari (sekitar pukul 08.00 – 10.00) agar udara masih segar dan belum terlalu terik.
- Persiapan: Siapkan perlengkapan anti nyamuk, topi, dan kamera untuk mengabadikan momen.
- Kebersihan: Selalu jaga kelestarian hutan dengan tidak membuang sampah sembarangan di area mangrove.





